Rabu, 27 Februari 2013

ANGGREK TANAMAN ASLI INDONESIA



Indonesia memiliki berbagai macam jenis anggrek, dari mulai anggrek yang sering dibudidayakan hingga anggrek hutan yang masih banyak terdapat di hutan-hutan tropis Indonesia. Namun ternyata pengetahuan tentang budidaya anggrek masih sedikit sekali di miliki oleh para petani bunga di Indonesia. Bahkan teknik dan cara budidaya anggrek hanya sesuatu yang turun menurun tanpa di sertai pembaharuan ilmu pengetahuan. Ulasan tantang teknik dan cara budidaya anggrek masih terlampau sedikit untuk negara asal bunga Anggrek. 

Di Indonesia anggrek telah di budidaya kan sejak 50 tahun silam, sedangkan anggrek sendiri telah di kenal sejak 200 tahun silam. terdapat beberapa jenis anggrek di Indonesia termasuk jenis yang indah antara lain: Vanda tricolor terdapat di Jawa Barat dan di Kaliurang,Vanda hookeriana, berwarna ungu berbintik-bintik berasal dari Sumatera, anggrek larat/Dendrobium phalaenopis, anggrek bulan/Phalaenopsis amabilis, anggrek Apple Blossom, anggrek Paphiopedilun praestans yang berasal dari Irian Jaya serta anggrek Paphiopedilun glaucophyllum yang berasal dari Jawa Tengah. Untuk dapat mememahami teknik dan cara budidaya anggrek perlu di ketahui tentang sifat hidup anggrek. 

Tanaman anggrek dapat dibedakan berdasarkan sifat hidupnya, yaitu: 

1. Anggrek Ephytis adalah jenis anggrek yang menupang pada batang/pohon lain tetapi tidak merusak/merugikan yang ditumpangi. Alat yang dipakai untuk menempel adalah akarnya, sedangkan akar yang fungsinya untuk mencari makanan adalah akar udara. 

2. Anggrek semi Ephytis adalah jenis anggrek yang menempel pada pohon/tanaman lain yang tidak merusak yang ditumpangi, hanya akar lekatnya juga berfungsi seperti akar udara yaitu untuk mencari makanan untuk berkembang. 

3. Anggrek tanah / anggrek Terrestris adalah jenis anggrek yang hidup di atas tanah. 

Anggrek memiliki manfaat selain sebagai tanaman hias karena bunga anggrek mempunyai keindahan, baunya yang khas juga anggrek bermanfaat sebagai campuran ramuan obat-obatan, bahan minyak wangi/minyak rambut. Tanaman anggrek banyak ditanam di Eropa terutama Inggris, sedangkan di Asia adalah Muangthai. Di Indonesia,anggrek banyak terdapat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatra ataupun di Irian Jaya. Teknik dan cara budidaya anggrek perlu mengetahui iklim yang paling sesuai untuk anggrek. 


Iklim yang berpengaruh dalam Teknik dan cara budidaya anggrek adalah: 

· Angin tidak dan curah hujan terlalu berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman anggrek. 

· Sinar matahari sangat dibutuhkan sekali bagi tanaman ini. Kebutuhan cahaya berbeda-beda tergantung pada jenis tanaman anggrek. 

· Suhu minimum untuk pertumbuhan anggrek adalah 12,7 derajat C. Jika suhu udara malam berada di bawah 12,7 derajat C, maka daerah tersebut tidak dianjurkan untuk ditanam anggrek (di dataran tinggi Dieng). 

· Tanaman anggrek tidak cocok dalam suasana basah terus menerus, akan tetapi menyukai kelembaban udara di siang hari 65-70 %. 

Mengetahui iklim yang paling sesuai bagi anggrek dapat memperkaya teknik dan cara budidaya anggrek bagi petani bunga. 

Teknik dan cara budidaya anggrek juga mengenalkan kepada kita jenis-jenis media sebagai tempat tumbuh anggrek. karena anggrek tidak berdiri sendiri, anggrek merupakan bunga hias berupa benalu yang hidup dan berkembang dari tanaman ataupun benda lain. 

JENIS-JENIS MEDIA TUMBUH ANGGREK TERDIRI  ATAS :

Media untuk anggrek Ephytis dan Semi Ephytis terdiri dari: 

· Serat Pakis yang telah digodok. 

· Kulit kayu yang dibuang getahnya. 

· Serabut kelapa yang telah direndam air selama 2 minggu. 

· Ijuk.Potongan batang pohon enau. 

· Arang kayu . 

· Pecahan genting/batu bata. 

Bahan-bahan dipotong menurut ukuran besar tanaman dan akarnya. Untuk anggrek Semi Epirit yang akarnya menempel pada media untuk mencari makanan, perlu diberi makanan tambahan seperti kompos, pupuk kandang/daun-daunan. 

Media untuk anggrek Terrestria 

· Jenis anggrek ini hidup di tanah maka perlu ditambah pupuk kompos, sekam, pupuk kandang, darah binatang, serat pakis dan lainnya. 



Media untuk anggrek semi Terrestria 

Bahan untuk media anggrek ini perlu pecahan genteng yang agak besar, ditambah pupuk kandang sekam/serutan kayu. Dipakai media pecahan genting, serabut kayu, serat pakis dan lainnya. Derajat keasaman air tanah yang dipakai adalah 5,2. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar